A. Pertumbuhan dan perkembangan penduduk dunia
Perkembangan Penduduk Dunia
pada tahun 1950 sampai 2008.
B.Penggandaan penduduk dunia
Penggandaan
pendudu (double population) jangka waktunya makin singkat. Bertambah cepatnya
penggandaan penduduk tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
C. Faktor-faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk
- Kelahiran (Fertilitas)
Kelahiran
adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan
hidup, atau dalam pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata
dari fekunditas seorang wanita. Berikun ini penjelasan mengenai pengukuran
fertilitas:
a.
Pengukuran fasilitas tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun
tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk pada tahun tersebut. Adapun
ukuran-ukuran fertilitas tahunan adalah:
-
Tingkat fertilitas kasar (crude birth rate) adalah banyaknya kelahiran
hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
-
Tingkat fertilitas umum (general fertility rate) adalah jumlah kelahiran
hidup per-1000 wanita usia reproduksi (usia 14-49 atau 14-44 tahun) pada tahun
tertentu.
-
Tingkat fertilitas menurut umur (age specific fertility rate) adalah
perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun
tertentu.
-
Tingkat ferlititas menurut ukuran urutan penduduk (birth order specific
fertility rates) adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran
bayi oleh wanita pada umur dan tahun tertentu.
b.
Pengukuran fertilitas komulatif adalah pengukuran jumlah rata-rata anak yang
dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya. Adapun
ukurannya adalah:
-
Tingkat fertilitas total adalah jumlah kelahiran hidup laki-laki dan perempuan
jumlah tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa reproduksinya dengan
catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa
reproduksinya dan tingkat fertilitas menurut umur tidak berubah pada priode
waktu tertentu.
-
Gross reproduction rates adalah jumlah kelahiran bayi perempuan oleh 1000
perempuan sepanjang masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang
perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa produksinya.
. 2.
Kematian (mortalitas)
Kematian
adalah ukuran jumlah kematian umumnya karena akibat yang spesifik pada suatu
populasi. Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per-
1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada
populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.
3. Perpindahan (migrasi)
Migrasi
adalah peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu tempat ke tempat
lainnya. Dalam banyak kasus organisme bermigrasi untuk mencari sumber cadangan
makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan yang mungkin terjadi karena
datangnya musim dingin atau kerana over populasi.
D. Rumus tingkat kematian
1.
Kematian
(Mortalitas)
Ada
beberapa tingkat kematian. Akan tetapi di sini hanya dijelaskan 2 jenis tingkat
:
Tingkat
Kematian Kasar (Crude Death Rate / CDR)
Banyaknya
orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahun
tersebut. Secara dinyatakan tiap 1.000 orang. Angka kematian kasar terdiri atas
tiga golongan, yaitu:
a)
Golongan rendah, apabila jumlah mortalitasnya kurang dari 13.
b)
Golongan sedang, apabila jumlah mortalitasnya antara 14 – 18.
c)
Golongan tinggi, apabila jumlah mortalitasnya lebih dari 18.
Rumus
:
CDR =
D/Pm . K
D =
Jumlah kematian
PM =
jumlah penduduk per pertengahan tahun
K
= Konstanta = 1.000
Jadi
jumlah penduduk yang mewakili suatu tahun tertentu ialah jumlah penduduk pada
bulan Juni.
Penduduk
pertengahan tahun ini dapat dicari dengan rumus :
1. Pm
= ½ (P1 + P2)
2. Pm
= P1 + (P2 – P1)/2
3. Pm
= P2 – (P2 – P1)/2
Pm =
jumlah penduduk pertengahan tahun
P1 =
jumlah penduduk pada awal tahun
P2 =
jumlah penduduk pada akhir tahun
Contoh
:
Jika
daerah X pada tanggal 31 Desember 1980 mempunyai penduduk 550 orang dan pada
tanggal 31 Desember 1981 mempunyai penduduk 650 orang, maka jumlah penduduk
pada pertengahan tahun 1981 berjumlah :
½ (550
+ 650) = 600 orang
Apabila
pada tahun 1981 di daerah x ada 12 orang yang meninggal dunia, maka :
CDR =
12/600 . 1.000 = 20
Jadi
pada tahun 1981 di daerah X tiap 1000 penduduk terdapat kematian /jumlah yang
meninggal 20 orang.
B.
Tingkat Kematian Khusus (Age Specific Death Rate)
Menunjukkan
banyaknya orang yang meninggal tiap 1.000 orang penduduk pada usia
tertentu dalam setahun. Biasanya angka ini sangat tinggi pada kelompok
usia lanjut, sedangkan pada kelompok usia muda angka ini jauh lebih
rendah.
Rumus
:
ASDRi = Di/Pmi
. K
Di =
Kematian penduduk kelompok umur i
Pm =
Jumlah penduduk pada pertengahan tahun kelompok umur i
K
= Konstanta ( = 1.000)
E. Angka kelahiran
Kelahiran
(Fetilitas)
Tingkat
kelahiran dari suatu populasi adalah jumlah kelahiran per 1.000 orang
tiap tahun (source Ada dua istilah asing yang kedua-duanya diterjemahkan
sebagai kesuburan.
a.
Facundity (kesuburan)
Lebih
diartikan sebagain kemampuan biologis wanita untuk mempunyai anak.
b.
Fertility (fertilitas)
Jumlah
kelahiran hidup seorang wanita atau sekelompok wanita. Lahir hidup adalah
kelahiran dengan tanda-tanda kehidupan, misalnya : bernafas, bergerak,
berteriak/menangis, ada denyutan jantung, dan sebagainya.
Tingkat
Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR) adalah jumlah kelahiran hidup pada suatu
daerah pada tahun tertentu tiap 1.000 penduduk pada pertengahan tahun tersebut.
Rumus
CBR =
B/RM . K
B =
Jumlah kelahiran hidup pada suatu dunia pada suatu tahun tertentu
Pm =
Jumlah penduduk pada pertengahan tahun
K =
Konstanta (1/000)
Angka
Kelahiran Umum (General Fertility Rate/GFR) adalah angka yang menunjukan jumlah
kelahiran per 1.000 wanita usia produktif. Untuk menghitung angka kelhiran ini
diperlukan jumlah penduduk wanita usia produktif/subur (15-49 tahun)
Rumus
:
BGRF =
B/Fm (15-49 tahun) . K
B
= Jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada suatu tahun tertentu
Fm =
Jumlah penduduk wanita pada pertengahan tahun.
K
= Konstanta (= 1.000)
Di
Indonesia jumlah wanita dalam usia subur (15-49 tahun) sekitar 23.530 dan
jumlah kelahiran sekitar 2985, sehingga :
GFR =
2985/23530 . 1000 = 127
GFR
untuk beberapa negara adalah :
Thailand
234,8
Brunai
234,4
Swedia
61,2
Jepang
62,2
Tingkat
Kelahiran Khusus (Age Specific Fertility Rate/ASRF)
ASRF
menunjukkan banyaknya kelahiran menurut umur dari wanita yang berada dalam
kelompok umur 15-49 tahun.
Rumus
:
ASRFi =
B1/Fmi .K
B1
= Jumlah kelahiran dari wanita kelompok 1 tahun.
Fmi =
Jumlah penduduk wanita pada pertengahan tahun dalam kelompok umur i.
K
= Konstanta (=1.000)
F. Migrasi
- pengertian migrasi
Migrasi
merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan
penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat
nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional,
dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen
disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke
tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan
untuk menetap.
- jenis-jenis migrasi
A. Migrasi
Internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :
Imigrasi
=> Masuknya penduduk ke suatu negara
Emigrasi
=> Keluarnya penduduk ke negara lain
Remigrasi
=> Kembalinya penduduk ke negara
B. Migrasi
Nasional dibagi menjadi empat , yaitu :
1.
Urbanisasi => Dari Desa ke Kota
2.
Transmigrasi => Dari Pulau ke Pulau
3.
Ruralisasi => Dari Kota ke Desa
4.
Evakuasi => Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman
G. Struktur penduduk
Jenis
Striktur Penduduk
1.
Piramida Penduduk Muda
Menggambarkan
komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang.
Bentuk
Piramida Penduduk Muda
2.
Piramida Stationer
Menggambarkan
keadaan penduduk yang tetap (statis). Sebab tingkat kematian rendah dan tingkat
kelahiran tidak begitu tinggi.
Bentuk
Piramida Stationer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar